Rabu, 23 Januari 2019

Sinopsis dan Review Wise Prison Life / Prison Playbook, Drakor Terbaru 2018 yang Seru

Inilah sinopsis dan review drama korea Wise Prison Life / Prison Playbook (2018) dalam bahasa Indonesia!

SinduLin.web.id – Kali ini kami mencoba me-review drama korea terbaru tahun 2018 berjudul Wise Prison Life atau Prison Playbook. Drakor yang disutradarai oleh Shin Won Ho ini memiliki 16 Episode dan tayang pada awal tahun 2018 lalu.

Apa bagusnya drama korea Wise Prison Life? Apa aja sih kelebihan drakor Wise Prison Life / Prison Playbook? Jika kamu ingin mengetahuinya, yuk simak deh review Wise Prison Life dari kami berikut ini!


Sinopsis Drama Korea Wise Prison Life (2018)


Review dan Sinopsis Drama Korea Wise Prison Life (2018)
Review dan Sinopsis Drama Korea Wise Prison Life (2018) 

Judul: Wise Prison Life / Prison Playbook
Sutradara: Shin Won-Ho
Penulis:  Jung Bo-Hoon
Genre Drakor: Comedy, Romance
Channel: tvN, Nov 22, 2017 - Jan 11,2018
Jumlah Episode: 16
Pemeran Utama: Park Hae Soo, Jung Kyung Ho,

Sinopsis:

Wise Prison Life adalah drama korea 2017 yang bercerita tentang Kim Je Hyuk (Park Hae Soo) atlet baseball ternama yang dipenjara 1 tahun karena menghajar orang yang hendak memperkosa adik perempuannya.

Di lapas ia bertemu Lee Joon Ho (Jung Kyung Ho) sahabat dan pengagumnya sejak SMA, yang meninggalkan baseball karena cidera. Joon Ho bertugas sebagai sipir. Ia kemudian membantu Je Hyuk dalam hal apa saja, mulai dari mendapatkan fasilitas olahraga di penjara, memperhatikan ibunya, menghubungkannya dengan pacarnya, Ji Ho (Chrystal), bahkan menjaga adiknya, Ji Hee (Im Hwa Young),



Review Drakor Wise Prison Life / Prison Playbook


Je Hyuk pribadinya canggung, polos dan hanya tau bermain baseball, pengetahuan umumnya minim. Namun, hatinya baik suka penolong. Meski dipenjara, ia dapat beradaptasi dengan penghuni lainnya.

Review I Want to Eat Your Pancreas (2018), Film Anime Romance School yang Baper

Simak deh ulasan review film I Want to Eat Your Pancreas (2018) ini!

SinduLin.web.id – Kali ini kami mencoba mereview salah satu anime movie romance yang sedang hits, yaitu I Want to Eat Your Pancreas. 

Formula pasangan, di mana si laki-laki adalah sosok yang dingin dan si perempuan adalah sosok periang mungkin tidak asing bagi pecinta drama. Tapi, judul I Want to Eat Your Pancreas (2018) memang mengundang tanya dan menggelitik rasa ingin tahu.

Review I Want to Eat Your Pancreas (2018), Film Anime Romance School yang Baper
Review I Want to Eat Your Pancreas (2018), Film Anime Romance School yang Baper

Apalagi, film anime ini dibuka dengan agak misterius dan langsung menggaris bawahi judulnya sekali lagi. Memaksa penonton untuk betah mendengar suara Aku/Boku/Haruki Shiga menceritakan asal-muasal kalimat yang terdengar seperti dilontarkan seorang psikopat.

Haruki memang layak masuk ke golongan cowok super cool macam Rangga AADC (2002). Mulai dari hobi, kelakuan, sampai ke sifat pun bisa dibilang mirip buanget!

Bedanya, ia berhadapan dengan kelinci energizer macam Sakura Yamauchi yang sejujurnya menjadi daya tarik selama menonton. Dua manusia yang memiliki sifat bertolak belakang ditakdikan Tuhan untuk memahami kehidupan seraya di kejar waktu. Tentu formula cerita tersebut bakal sukses bikin siapapun baper.

Di sisi lain, kami merasa kalau setting tempatnya tak banyak membantu dalam menggugah perasaan saya. Berbeda dengan film Your Name (2016) yang pandai memanjakan mata dan sering kali membuat bulu kuduk meremang hanya lewat visual. I Want to Eat Your Pancreas hanya istimewa dicerita, dan mungkin beberapa adegan pasangan yang bikin gemas karena salah satunya terlihat pasif dan yang lainnya hiperaktif.

Review Film Escape Room (2019), Film Horor Thriller yang Layak Tonton

Yuk simak pembahasan review kelebihan dan kekurangan film Escape Room dalam bahasa Indonesia di bawah ini!

SinduLin.web.id – Kembali lagi bersama kami! Kali ini, admin akan mencoba me-review film drama thriller terbaru di awal tahun 2019, yaitu Escape Room. Film garapan Adam Robitel ini tadinya memiliki judul The Maze, namun pada bulan Mei 2018 lalu judul filmnya diubah menjadi Escape Room.

Film terbaru 2019 ini pada awalnya dijadwalkan rilis pada 30 November 2018, namun karena satu dua hal jadwal rilis filmnya mundur sampai tanggal 1 Februari 2019. Di Indonesia sendiri, film ini sudah bisa disaksikan pada bulan Januari 2019.

Bagi kamu yang masih ragu untuk menonton film ini, yuk simak aja dulu ulasan review Escape Room dari kami berikut ini!


Tentang Escape Room (2019)


Review Film Escape Room (2019), Film Horor Thriller yang Layak Tonton
Info dan Fakta film Escape Room

Berikut merupakan beberapa fakta dan informasi tentang film Escape Room yang sebaiknya kamu ketahui:


  • Perusahaan produksi: Original Movie
  • Distributor: Columbia Pictures
  • Pemeran: Taylor Russell, Logan Miller, Tyler Labine, Deborah Ann Woll, Nik Dodani, Jay Ellis
  • Direktur: Adam Robitel
  • Penulis skenario: Bragi Schut, Maria Melnik
  • Produser: Ori Marmur, Neal H. Moritz
  • Direktur fotografi: Marc Spicer
  • Desainer produksi: Edward Thomas
  • Desainer kostum: Reza Levy
  • Editor: Steve Mirkovich
  • Komposer: John Carey, Brian Tyler
  • Sutradara casting: Tamara Hunter
  • Rating: PG-13
  • Durasi Film: 99 menit
  • Genre: Thriller, Misteri





Sinopsis Film Escape Room


review dan Sinopsis Film Escape Room
review dan Sinopsis Film Escape Room

Sebelum membaca review film Escape Room, mari kita simak sinopsis filmnya terlebih dulu di bawah ini.

Sabtu, 05 Januari 2019

Review Film Papillon (2017), Kisah Menarik Manusia di Balik Jeruji Besi

Inilah ulasan dan review Papillon (2017), film yang memperlihatkan sisi gelap penjara!

Review Film Papillon (2017), Kisah Menarik Manusia di Balik Jeruji Besi

SinduLin.web.id – Kali ini kami akan me-review salah satu film terbaru tahun 2017 yang menarik, yaitu Papillon. Film yang diangkat dari kisah nyata Henri ‘Papillon’ Charrière ini cukup menarik dan kami rekomendasikan untuk kamu tonton. Yuk langsung saja kita simak review film Papillon (2017) dalam bahasa Indonesia berikut!


Review Film Papillon (2017)


Papillon (2017), memperlihatkan sisi manusia dari balik jeruji besi penjara neraka, Devil’s Island di French Guiana. Film yang diangkat dari kisah nyata Henri ‘Papillon’ Charrière ini adalah adaptasi kedua setelah adaptasi di tahun 1973.

Jumat, 04 Januari 2019

Review Film Love For Sale (2018)

Simak ulasan dan review film Love For Sale di bawah ini!

SinduLin.web.id – Setelah sebelumnya kami me-review film Asal Kau Bahagia, kali ini kami akan mengulas film Indonesia keren lainnya yaiut Love For Sale. Film tentang apakah ini? Jika kamu penasaran, langsung saja disimak pembahasan review film Love For Sale setelah tanda titik dua berikut:


Review Love For Sale


Review Film Love For Sale (2018)


Bukannya cinta itu buta ya? Membiarkan kamu membenarkan yang salah atau membuat kamu tidak banyak menggunakan otak. Seperti Richard, yang dibutakan cinta sampai menjadi bujang lapuk. Tak membiarkan ada cinta yang masuk ke dalam dirinya.

Setidaknya kamu bisa memahami itu lewat karakternya yang sensian, kesepian, pemilih, suka menulis puisi. Semua kebiasaan yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang menyimpan duka.

“I'm not broke I'm just a broken hearted man”. Ya, Richard bukan bujang lapuk yang miskin. Hanya hatinya yang miskin. Apalagi Gading – yang baru pertama kali menjadi tokoh utama – memerankannya dengan sangat baik.

Sabtu, 29 Desember 2018

Michael Chaves akan Sutradarai Film The Conjuring 3

Sindulin.web.id - Setelah sukses bersama dua seri The Conjuring, James Wan menyerahkan kunci rumah angkernya kepada orang lain. Michael Chaves, sutradara film “The Curse of La Llorona”, dipercaya Wan untuk mengemban jabatan yang ia tinggalkan tersebut. Wan tak benar-benar pergi. Ia akan tetap menjadi produser dan menaungi franchise ini di bawah Atomic Monster miliknya.

Memenangkan penghargaan film horor pendek dengan “The Maiden” dan debut sebagai sutradara di film “La Llorona” membuat Wan percaya dengan Chaves. Padahal La Llorona baru akan rilis tahun depan, tetapi Wan sangat terkesan dengan apa yang Chaves lakukan ketika mengerjakan film itu bersama-sama.

Michael Chaves akan Sutradarai Film The Conjuring 3

Michael Chaves akan Sutradarai Film The Conjuring 3


Chaves pun merasa tersanjung karena bisa bekerja sama dengan Wan di New Line ‘lagi’. “Kemampuan Chaves untuk membawa emosi ke sebuah cerita, dan pemahamannya tentang suasana hati dan ketakutan membuatnya sangat cocok untuk mengarahkan film Conjuring berikutnya.” ujar Wan kepada The Hollywood Reporter.

Chaves bukan sutradara muda pertama yang bekerja sama dengan Wan. Sebelumnya sudah ada David F. Sandberg (a.k.a. Pony Smasher). Sandberg ditemukan Wan lewat film pendek Lights Out, di mana kemudian Wan membantunya mengembangkan Lights Out ke versi yang lebih panjang.

Setelahnya, Wan mempercayakan Annnabelle: Creation kepada Sandberg. Kini Sandberg seolah mengikuti jejak sang mentor dengan menyutradari Shazam yang juga dinaungi oleh New Line.

Sementara itu, Conjuring 3 saat ini sedang melakukan perombakan besar pada naskah dan akan menjadi seri pertama tanpa naskah dari Chad & Carey Hayes. Jabatan ini akan dipegang oleh David Leslie Johnson yang sudah menulis untuk Conjuring 2 dan Aquaman.