Minggu, 16 Desember 2018

Review Film Aquaman (2018), Film Terbaik DC Extended Universe Sejauh Ini

Simak review film Aquaman (2018) dalam bahasa Indonesia berikut ini!

SinduLin.web.id – Setelah banyak mendapat kritik negatif dari film Justice League, DC Extended Universe atau Worlds of DC bisa kembali bernapas lega setelah film Aquaman mendapat banyak respon positif dari para penikmat film. Film yang mengisahkan tentang Arthur Curry yang kembali ke Atlantis ini benar-benar seru dan memiliki visual yang memukau. Simak deh review kelebihan dan kekurangan film Aquaman (2018) berikut ini!


Rating dan Sinopsis Film Aquaman (2018)


Review Film Aquaman (2018) Bahasa Indonesia
Review Film Aquaman (2018) Bahasa Indonesia

Genre : Aksi, Petualangan, Fantasi
Duration : 2 jam 22 menit
Rating IMDb : 8/10
Rotten Tomatoes : 70%

Sinopsis:

Arthur Curry atau yang biasa disebut Aquaman, merupakan separuh manusia dan separuh Atlantean. Sejak kecil Arthur hidup di daratan, Ia diajarkan berenang dan bertarung oleh Nuidis "penasehat keluarganya". Namun konflik besar kini terjadi dan Arthur akan pergi ke bawah laut untuk menghentikan peperangan antara dunia daratan dan dunia bawah laut.


Review Film Aquaman (2018)


Tidak sulit untuk mulai jatuh cinta dengan DCEU jika Aquaman menjadi film pertama yang mereka produksi. Setelah terlalu banyak menatap sang tetangga, kini Warner Bros. bisa bernapas lega karena James Wan telah menciptakan standar baru untuk semesta mereka.

Sabtu, 15 Desember 2018

Review Film Ralph Breaks the Internet (2018), Sajian Keluarga yang Penuh Imajinasi

Simak review film Ralph Breaks the Internet (2018) dalam bahasa Indonesia ini!

SinduLin.web.id – Kali ini kami akan mencoba me-review film animasi terbaru 2018 yang sedang hit, yaitu Ralph Breaks the Internet. Mari simak pembahasan review kelebihan dan kekurangan film Ralph Breaks the Internet (2018) berikut:


Review Film Ralph Breaks the Internet (2018)


Review Film Ralph Breaks the Internet (2018)
Review Ralph Breaks the Internet (2018)

Genre: Animasi/Fantasy
Durasi: 1 jam 56 menit
IMDb: 7,7/10
Rotten Tomatoes: 86%

Film Ralph Breaks the Internet adalah sebuah suksesor yang masih bisa dianggap layak. Meski masih menggunakan formula yang sama untuk bagian puncaknya, tim penulis cukup berani mengambil langkah besar dengan meninggalkan karakter-karakter pendukung dari film pertama.

Review Film Creed II, Semakin Seru dan Semakin Haru

Simak ulasan review film Creed II dalam bahasa Indonesia di bawah ini!

SinduLin.web.id – Kali ini kami mencoba me-review film terbaru tahun 2018 yang dibintangi Michael B. Jordan dan Sylvester Stalone, yaitu Creed II. Langsung saja disimak di bawah ini!


Sinopsis Film Creed II


Review Film Creed II, Semakin Seru dan Semakin Haru
Review Film Creed 2 indo

Genre: Drama/Sport
Durasi: 2 jam 10 menit
IMDb: 8/10
Rotten Tomatoes: 83%

Adonis Creed kini tengah naik daun, disaat ia berhadapan dengan ketenarannya, Ia ditantang untuk bertarung oleh anak dari Ivan Dragon, yang terkenal besar dan buas.


Review Film Creed II (2018) Bahasa Indonesia


Sebuah awal dan pengantar akhir, ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Creed II (2018). Perginya Ryan Coogler tak menjadi masalah besar. Justru Creed kali ini mendapat sentuhan khas Sylvester Stallone (Sly), sehingga jangan heran kalau kesan dari penonton awam dengan fans Rocky akan amat berbeda. Kali ini rasanya benar-benar bernostalgia hingga mata saya sering berkaca-kaca, dan bulu kuduk ikut meremang.

Review Film Mortal Engines (2018), Kupas Kelebihan dan Kekurangannya

Yuk kita simak ulasan dan review film Mortal Engines (2018) berbahasa Indonesia berikut ini!

SinduLin.web.id - Film Mortal Engines diambil dari sebuah novel karya Philip Reeve, dengan judul yang sama pada 2001. Meskipun ceritanya berdasarkan novel, ada beberapa bagian novel yang dihilangkan dan ditambah, jadi untuk yang sudah membaca bukunya terlebih dahulu mungkin akan kaget dengan beberapa hal yang tidak ada dibuku.

Tidak tanggung-tanggung, film ini menghabiskan kurang lebih $100 juta, sehingga menjadikan film ini tidak bisa dianggap sepele.

Simak review film Mortal Engines (2018) dalam bahasa Indonesia berikut ini!


Sinopsis Film Mortal Engines (2018)


Review Film Mortal Engines (2018)

Genre : Aksi, Petualangan, Fantasi
Duration : 2 jam 8 menit
Rating IMDb : 6,9/10
Rotten Tomatoes : 38%

Film Mortal Engines berkisah tentang keadaan sebuah dunia, yang berubah akibat “Perang 60 Menit” yakni perang nuklir antara AS dan China. Setelah bertahun – tahun kemudian, terjadi banyak perubahan dan kekacauan.

Seorang gadis muda bernama Hester Shaw (Hera Hilmar) yang sepertinya memiliki dendam pada pemimpin kota London dan berusaha membunuhnya dengan cara apapun.

Jumat, 14 Desember 2018

Ulasan Review Film Widows (2018), Salah Satu Film Drama Kriminal Terbaik 2018

Inilah pembahasan kelebihan dan kekurangan film Widows (2018)

SinduLin.web.id – Setelah sebelumnya kami mengulas film Crazy Rich Asian, kali ini kami mencoba me-review film Widows (2018), sebuah film drama kriminal terbaru yang sedang tayang di bioskop Indonesia. Yuk langsung saja disimak!


Sinopsis Film Widows (2018)


Review Film Widows (2018)

Genre: Drama/Kriminal
Durasi: 2 jam 8 menit
Umur: 17+

Sinopsis:

Menceritakan kisah empat orang wanita yang terpaksa hidup susah setelah suami mereka "para kriminal" tewas dalam misinya, keadaan semakin buruk ketika tahu bahwa suami mereka mempunyai hutang pada kelompok kriminal.

Simak review film Widows (2018) dalam bahasa Indonesia berikut ini. Bagi kalian yang sudah menonton film ini silakan memberikan penilaian tersendiri!


Review Widows (2018) Bahasa Indonesia


Menjadi janda dari mantan suami yang berprofesi sebagai pencuri, tak lantas menjadikan para wanita di film Widows (2018) terlihat & berubah jadi mengerikan. Saya lebih menyukai drama kehidupan Veronica Rawlings, dari pada sajian pencurian yang coba dibangun sejak awal. Widows lebih memainkan perasaan saya alih-alih memberikan suasana tegang. Saya tak bisa merasakan pergulatan sekelompok janda nekat ini.

Review Widows (2018) Bahasa Indonesia
Review kelebihan dan kekurangan filmWidows

Cerita Widows memang bagus, tapi saya merasa kalau ini menjadi pertunjukan tunggal untuk sosok Veronica seorang. Terlalu fokus pada Veronica membuat karakter utama lain kehilangan kesempatan untuk unjuk gigi. Termasuk pertunjukan heist-nya sendiri. Pengembangan karakter yang paling bagus juga cuma Veronica seorang. Latar belakang tokoh-tokoh yang lain sebenarnya masih bisa digali lebih dalam. Mungkin dengan begitu saya tidak kesulitan untuk berempati pada karakter lain selain Veronica.

Widows menghibur lewat twist-twist kecil yang dilempar begitu saja dari langit. Tak ada petunjuk, jadi tak perlu repot-repot berpikir. Tapi, beberapa twist-nya memang sempat membuat Dokter terlonjak dari kursi. Makanya saya lebih menyukai dramanya. Untuk bagian heist, terlihat sederhana dari tahap persiapan sampai pasca eksekusi. Berjalan lancar layaknya Ocean’s 8, meski sebuah rintangan besar sempat meninggikan asa.

Tidak terlalu buruk dan tidak membekas di ingatan setelah saya keluar dari teater. Tak ada yang perlu dipikirkan lebih dalam juga. Tak ada pengalaman baru yang saya rasakan di film ini. Mungkin sebaiknya jangan berekspetasi tinggi dengan embel-embel ‘pencurian yang dilakukan oleh janda’. Tetapi untuk bagian dramanya saya acungi dua jempol!




Review Film Widows (2018)


Bagi kalian yang suka film Drama Kriminal kalian harus menonton film ini. Film kriminal kali ini, dilihat dari sudut pandang para janda, dimana almarhum suami mereka merupakan para kriminal, tentunya mereka sudah tahu resiko apa yang akan terjadi nantinya. Yang membuat kami sangat tertarik dengan film ini adalah, para pemain yang terlibat, dan sangat berekspetasi posisi serta akting mereka sesuai, dan ternyata benar.

Perlu diingat ini BUKAN FILM ACTION, digenrenya sendiri tidak dituliskan ACTION, film ini lebih ke Drama/Kriminal, sangat sedikit adegan baku tembak yang terjadi. Namun inilah yang spesial, karena alur ya menegangkan dan meng-iris hati. Meski alur ceritanya lambat, namun film ini tidak sesederhana apa yang kalian bayangkan.

Ulasan Review Film Widows (2018), Salah Satu Film Drama Terbaik 2018Ulasan Review Film Widows (2018), Salah Satu Film Drama Terbaik 2018
Ulasan Review Widows (2018) Bahasa Indonesia

Viola Davis akan banyak tampil dalam film ini, karena awalnya dialah yang terlibat dan dialah otak dalam misi perampokan tersebut.

Sudut pandang yang diambil dari kisah para janda ini akan membuat penonton ter'iris-iris, dan akan berfikir kembali jika mempunyai pasangan seorang kriminal. Tidak hanya menampilkan kesedihan, kebingungan dan ketegnagan, bebrapa komedi hitamnya juga akan menghibur kalian.

Digarap oleh Steve McQueen, sutradara yang membuat film 12 Years a Slave, namun disini gak rasis, antara ras kulit putih dan kulit hitam akan dipersatukan.

Widows mampu membangun ketegangan dari film, dan plotnya tidak seserhana yang kalian bayangkan, dalam prosesnya menampilkan kejutan-kejutan tak terduga yang akan membuat kalian melongo. Dan tidak hanya bersatu titik pada masalah perampokan saja, unsur politik juga akan tersampaikan.

Rating pribadi: 8/10.


Demikian sedikit ulasan dan review film Widows, salah satu film keren terbaru tahun 2018 yang wajib ditonton.

Selasa, 04 Desember 2018

Ulasan dan Review Film Crazy Rich Asians Terlengkap

Simak Review Crazy Rich Asian dalam bahasa Indonesia!

SinduLin.web.id - Crazy Rich Asians sebenarnya sudah ramai diperbincangkan dunia di awal bulan Agustus kemarin. Sayangnya film ini baru bisa masuk di awal bulan September dan bersaing ketat dengan The Nun.

Kalian tau enggak sih kalau Crazy Rich Asians ini adalah film pertama dari studio besar Hollywood yang pemerannya didominasi aktor/aktris Asia-Amerika? Dulu juga pernah ada sih film Hollywood yang serupa berjudul Joy Luck Club di tahun 1993. Namun tidak semenggemparkan ini.

Kalian juga harus tau nih! Film yang diadaptasi dari novel Kevin Kwan di tahun 2013 ini juga melibatkan art director yang berasal dari Indonesia loh! Siapa? Teddy Setiawan Kho! Kak Teddy dipercaya menjadi set designer untuk Crazy Rich Asians.

Setelah stalking akun Twitter-nya, jadi tau kalau yang mendesain interior pesawatnya adalah Kak Teddy karena Singapore Airlines menolak jadi sponsor film. Hebat!

Yaudah, langsung saja kita simak review film Crazy Rich Asian (2018) di bawah ini!


Review Film Crazy Rich Asian (2018) Bahasa Indonesia


Review Film Crazy Rich Asian (2018) Bahasa Indonesia

“Jangan biarkan China membuat film romantis, karena mereka akan menggetarkan perasaan penonton.” Baru kali ini nonton romantic comedy sampai tidak menyandarkan punggung di kursi. Crazy Rich Asians adalah perpaduan yang sempurna dari cerita, visual, penokohan, kostum, setting tempat, hingga ke dialognya. Fix, bakal jadi cult movie! Enggak akan bosan buat ditonton berulang kali.

Kesan pertama, colorful! Rasanya tidak bisa berhenti tertawa dan mesem-mesem. Apa yang disajikan enggak bikin sakit mata! Seriously! Dua jempol buat Jon M. Chu (sutradaranya). Singapore pasti bangga sudah dipromosikan sebagus ini. Indonesia juga dapet promosi kok di sate dan Sumatera. Bahkan Henry Golding berbicara dengan ‘bahasa’. Pokoknya, kalian bakal menikmati banget setiap scene yang ditampilkan.

Konflik utamanya yang menggunakan tradisi membuatnya terasa sakral dan menegangkan. Setiap langkah Rachel tak jarang bikin dag-dig-dug serrr~

Penokohan yang kuat hampir di setiap karakter juga bikin Dokter mudah membedakan setiap tokoh yang punya nama rumit. Yang lebih istimewa adalah, konflik-konflik yang menjelimet pun sangat membantu perkembangan karakter dan cerita. Perfect blend!

Akting Constance Wu keren parah! Mata berkaca-kacanya itu selalu menarik perhatian. Penampilan aktor/aktris yang lain juga enggak kalah bagus sih. Terakhir, mengenai bagaimana film ini akan diselesaikan. Ini adalah bagian terseru di sepertiga akhir cerita. Kalian harus nonton!

Demikian review singkat film Crazy Rich Asians dalam bahasa Indonesia. Pssttt! Tanggal 22 Agustus kemarin, Warner Bros. Pictures sudah mengumumkan kalau sekuel Crazy Rich Asians dalam pengembangan. Peter Chiarelli & Adele Lim akan kembali menulis skripnya berdasarkan novel China Rich Girlfriend. Semoga review Crazy Rich Asians ini bermanfaat untukmu....