Review Film The Blair Witch Project (1999), Diangkat dari Kisah Nyata

Sindu
By -
0
Setelah sebelumnya kami me-review film 1917 (2020), kali ini kami akan mengulas film horor Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1999.




 Review Film The Blair Witch Project (1999)



The Blair Witch Project diproduksi oleh Haxan Films dan berkisah mengenai tiga pemuda pembuat film yang melakukan kegiatan hiking ke Black Hills di Burkittsville, Maryland, untuk membuat film dokumenter mengenai legenda Blair Witch.



Penasaran dengan kualitas film ini? Yuk langsung saja kita simak review film The Blair Witch Project setelah tanda titik dua berikut ini:






Review Film The Blair Witch Project (1999)





Tanggal rilis: 16 Juli 1999 (Amerika)
Sutradara: Eduardo Sánchez, Daniel Myrick
Anggaran: 60.000 USD
Serial film: The Blair Witch Project
Box office: 248,6 juta USD



Sedari dulu film horor yang menggunakan kalimat “Berdasarkan kisah nyata” dalam slogan, selalu memiliki daya tarik tersendiri.



Daniel Myrick & Eduardo Sanchez adalah sineas yang menyadari itu saat mempopulerkan horor dengan konsep dokumenter fenomena paranormal.








Review Film The Blair Witch Project (1999)
The Blair Witch Project Review Indonesia





Film The Blair Witch Project memang bukan pelopor teknik ‘found footage’, namun film inilah yang membuka jalan film-film serupa untuk mendapatkan hati dari pemirsa.



The Blair Witch Project bercerita tentang 3 remaja yang membuat dokumenter legenda Blair Witch di Black Hills, Maryland.



Ketiganya diberitakan hilang, namun hasil dokumentasinya ditemukan setahun kemudian. Kemampuan Myrick & Sanchez untuk membuat karya ini terasa begitu nyata adalah keistimewaan yang utama.



Belakangan yang saya tahu, dalam proses pembuatannya para aktor dijejali hoaks, dibiarkan berimprovisasi, dibiarkan tak memiliki banyak petunjuk, diteror atas inisiatif sutradara, hingga tidak diberi jatah makan yang cukup.



Semuanya dilakukan demi mendapat ekspresi ketakutan yang autentik, dan mereka sangat-sangat berhasil!



Rekaman yang diputar selama 84 menit memang tidak begitu menarik untuk disaksikan, tetapi konsep inilah yang kala itu memberi nyawa pada karyanya.



Kekuatan Blair Witch jelas terletak pada dialog hingga ekspresi para aktor, yang beberapa kali berhasil membuat saya melepas pengeras suara di telinga.



Saya bisa merasakan bagaimana mereka putus asa hanya dengan mendengar dialog yang diisi umpatan & fitnah, atau saat mendengar mereka menjerit & menangis bersama.



Bahkan Blair Witch tidak meneror penonton dengan sosok mengerikan, melainkan dengan latar hutan, suara & pernak-pernik misterius, hingga testimoni palsu untuk menguatkan legenda yang juga palsu.






Baca  Review The Blair Witch Project bahasa indonesia
Baca  Review The Blair Witch Project bahasa indonesia



Kini 20 tahun telah berlalu, dan rasanya saya ingin kembali ke 1999 untuk merasakan fenomena hoaks masif dari Myrick & Sanchez.



Sineas cerdas yang menggabungkan teori konspirasi serta mistis ke dalam kanal internet, dan menyulap anggaran $60 ribu menjadi keuntungan senilai $248 juta. Menjadi potret fenomena dalam kesederhanaan. Apakah, Desa Penari juga menjadi salah satunya?





Demikian ulasan review film The Blair Witch Project (1999) dalam bahasa Indonesia. Apakah kamu sudah menonton film ini? Berikan pendapatmu juga di kolom komentar.




Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!