Kamis, 02 Januari 2020

Review Film Senior (2019), Kisah Cinta Remaja yang Unik dan Menarik


Yuk simak review film Senior yang diadaptasi dari Wattpad berikut ini!

Hari ini kami akan me-review sebuah film terbaru dari sutradara Indra Gunawan, yaitu Senior The Movie. Film Indonesia terbaru tahun 2019 ini diadaptasi dari Wattpad dengan judul sama karya KataKokoh.

Review Film Senior (2019), Kisah Cinta Remaja yang Unik dan Menarik

Review Film Senior (2019) Bahasa Indonesia


Penasaran seperti apa filmnya? Simak deh review Senior The Movie (2019) dalam artikel berikut ini!


Sinopsis film Senior (2019)


Tanggal rilis: 21 November 2019 (Indonesia)
Sutradara: Indra Gunawan
Bahasa: Indonesia

Sinopsis:

Aluna yang baru saja mengalami MOS di sekolah Sevit mengalami hari pertama yang buruk, terutama bersama Nakula.

Masalahnya dirumitkan ketika Nakula harus mendampingi Aluna selama kedua orang tua mereka pergi. Hari semakin hari, cinta tumbuh beriringan dengan masalah persahabatan dan keluarga. Hingga akhirnya masalah mereka dituntaskan di Sevilla, Spanyol.


Review Film Senior (2019)


CERITA

Berusaha menjadi Dilan karena sama-sama di Bandung dan ditunggangi MAX Pictures, 'Senior' memiliki kisah cinta MOS yang cukup menyebalkan dan manis, namun klise dan bercitarasa FTV.

Pengenalan di babak pertamanya cukup menjanjikan, meskipun dilanjutkan dengan kekejaman MOS dan kisah cinta yang terasa memaksakan pada awalnya.


Dramanya kadang cukup cringe, namun tetap serviceable bagi para penonton, terutama target utamanya yaitu remaja. Komedinya kadang menggelitik, meskipun hampir semua jokes-nya agak garing.

Drama romantis itu berlatar terlalu banyak di Indonesia padahal latar Seville sungguh menarik perhatian, sayangnya porsi Seville-nya sungguh sedikit dan tidak memuaskan. Selama di Indonesia, sudah naskahnya yang cringe terus dicacah kepada kita.


Giliran, berharap Seville yang romantis, malah terburu-buru karena durasi yang sedikit lagi. Terlalu bertele-tele dalam membangun cerita romansanya dan disimpulkan dengan konklusi yang pasrah. Review film Indonesia Senior selanjutnya akan membahas akting dan performa para pemeran filmnya.


AKTING DAN PERFORMA

Selain pasangan Rebecca Klopper dan Jerome Kurnia, tak ada lagi yang cukup mencuri perhatian. Rebecca Klopper bisa menjadi karakter Aluna yang manis dan lucu.

Klopper berhasil menarik perhatian lewat parasnya yang cantik, meskipun aktingnya masih standar dan belum terlalu memuaskan.

Review Film Senior (2019), Kisah Cinta Remaja yang Unik dan Menarik

Review Film Indonesia Senior (2019)


Jerome Kurnia berhasil membuat penonton sebal dengan karakter Nakula yang cuek dan dingin. Sebagai pemeran utama, aktingnya cukup bisa diapresiasi, walaupun dalam beberapa adegan, masih terlihat kaku.

Karakter sahabat Aluna cukup menyebalkan, apalagi kakunya dalam setiap adegannya, membuat penonton kadang jengkel dengan perilaku mereka yang sok-sokan. Pemeran kakak kelas pun hanya ditampilkan sedikit, walaupun seharusnya bisa lebih berperan di MOS ini.


Pemeran pendukung lainnya memang menambah keramaian filmnya, meskipun hanya sebagai pajangan dan tak terlalu berpengaruh dan menyentuh bagi penonton.


TEKNIS PENDUKUNG

Penggambaran MOS yang benar-benar membuat penonton merasakan kejamnya MOS di Indonesia. Sinematografi yang standar dari Indra Gunawan tak membuat 'Senior' terlalu spesial.

Masih ada kekurangan yang mengganggu seperti dalam trailernya. Pencahayaan dan penyuntingan gambar yang menyolok dan menyilaukan sangatlah mengganggu bagi mata kita. Tak ada yang lebih mencuri perhatian, hanya tata artistik, busana, dan rias yang sederhana.

Tag: review senior the movie bahasa indonesia, ulasan review film senior the movie bahasa indonesia diadaptasi dari wattpad. Film indonesia terbaru 2019 sinopsis dan pemeran...

Itulah ulasan review film Senior (2019) yang baru saja rilis di tahun 2019. Apakah kamu sudah nonton film Senior? Bagikan review dan rating kamu di komen bawah yaa! Senior The Movie masih tayang di #Cinema21, #CGV, #Cinemaxx, dan bioskop Indonesia lainnya!


Loading...

Related Posts

0 komentar: