Rabu, 28 Juni 2017

Apa Perbedaan Remake dan Reboot dalam Dunia Film?

Apa sih perbedaan remake dan reboot? Apakah keduanya sama saja? Simak penjelasannya di bawah ini.


SinduLin.web.id – Banyak yang beranggapan bahwa istilah remake dan reboot artinya sama. Faktanya, kedua istilah dalam dunia perfilman tersebut memiliki perbedaan walaupun tidak terlalu signifikan. Namun jika salah menggunakannya maka akan menjadi rancu.


Apa itu Remake?


Apa Perbedaan Remake dan Reboot dalam Dunia Film?

Remake digunakan untuk film atau bisa juga untuk program televisi yang diproduksi ulang tanpa mengubah jalan cerita aslinya. Tapi biarpun begitu remake memperbolehkan menggunakan judul yang lain atau judul filmnya tidak harus sama dengan aslinya. Remake bertujuan untuk menghormati karya aslinya dan juga untuk mengulang kesuksesan film pendahulunya. Selain itu remake digunakan sebagai bentuk modernisasi film.

Contoh film yang di remake adalah King Kong yang dirilis tahun 1933. Saat itu tentu teknologi film masih sangat sederhana, untuk menciptakan dan menggerakkan King Kong digunakan efek stop motion. Replika King Kong digerakkan sedikit demi sedikit dan disusun menjadi serangkaian frame seperti menggambar film animasi. Namun saat film itu di-remake oleh Peter Jackson tahun 2005, tentu sudah menggunakan teknologi CGI yang terlihat jauh lebih realistis. Film zombie Dawn of The Dead karya George A. Romero yang rilis tahun 1978 juga mengalami remake pada tahun 2004 sehingga zombie yang terlihat lebih nyata dan menyeramkan.


Apa itu Reboot?


apa itu remake apa itu reboot film

Sedangkan reboot mirip dengan remake yaitu memproduksi ulang sebuah film, namun reboot mengizinkan jalan cerita asli diubah sesuai keinginan. Biasanya reboot dilakukan untuk mengangkat karakter atau tokoh yang sudah lama dan ceritanya dianggap sudah selesai sehingga harus dibuat sebuah kisah baru untuk menghidupkannya kembali.

Contoh film yang di reboot adalah Batman (1989) yang dibuat ulang dengan banyak perubahan melalui trilogi The Dark Knight karya Christopher Nolan. Begitu pula dengan tokoh agen 007 karya Ian Fleming, James Bond yang cerita awalnya diproduksi kembali lewat film Casino Royale (2012). Baru-baru ini, dua film Hellboy garapan Guillermo del Toro juga akan segera di-reboot oleh sutradara film horor senior, yaitu Neil Marshall.

Sang manusia laba-laba, Spider-Man pun juga beberapa kali mengalami reboot. Dari versi trilogi pertama yang ditangani Sam Raimi dan diperankan Tobey Maguire kemudian di reboot dengan judul The Amazing Spider-Man yang digarap Marc Webb menjadi 2 film dan dibintangi Andrew Garfield. Sampai yang terakhir pada tahun 2017 ini kita disuguhi reboot ketiga kalinya dari tokoh Peter Parker ini yang diperankan oleh Tom Holland dan dikomandoi oleh Jon Watts yang diberi judul Spider-Man: Homecoming. Ketiganya pun memiliki jalan cerita yang berbeda satu sama lain. Lihat saja musuh yang dihadapi berbeda-beda, bahkan penyebab Peter Parker mendapatkan kekuatannya pun juga agak berbeda. Jika di versi Sam Raimi, Peter digigit laba-laba di museum serangga, di The Amazing Spider-Man Peter digigit laba-laba radiokaktif di lab Oscorp.

Selain contoh tadi, tentu masih banyak film-film lainnya yang juga mendapat remake maupun reboot.

Baca juga: 10 Film Zombie Terseram yang Mengerikan Sekaligus Menegangkan


Begitulah kira-kira penjelasan singkat dari perbedaan antara istilah remake dan reboot dalam dunia film. Semoga informasi ini dapat berguna bagi kamu para pecinta film.

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner