Selasa, 31 Desember 2019

Review Film Kain Kafan Hitam (2019), Film Horor Indonesia yang Gagal


Review Film Kain Kafan Hitam (2019), Film Horor Indonesia yang Gagal

Review Kain Kafan Hitam (2019)

Film Kain Kafan Hitam menduduki posisi pertama dalam 5 film Indonesia terburuk tahun 2019. Memangnya separah apa sih film garapan Maxime Bouttier ini? Simak deh review film Kain Kafan Hitam dalam artikel di bawah ini!


Sinopsis Film Kain Kafan Hitam


Tanggal rilis: 14 Februari 2019 (Indonesia)
Sutradara: Maxime Bouttier, Yudhistira Bayuadji
Pemeran: Maxime Bouttier; Ajun Perwira; Haico Van Der Vaken
Produser: Girry Pratama

Evelyn dan teman-temannya harus menguak misteri teror dari makhluk halus berkain kafan hitam yang selalu meneror setelah pindah ke rumah yang terpencil di hutan.


Review Film Kain Kafan Hitam (2019)


CERITA

Kain Kafan Hitam menjadi debut yang cukup memalukan dari Maxime Bouttier. Film horor yang hancur dengan jumpscares yang tidak efektif dalam eksekusinya. Motif jumpscare-nya pun sangat membosankan dan monoton.



Naskah adalah hal yang paling buruk dari film ini. Unsur kain kafan hitam pun hanya tampil sedikit dan kurang berpengaruh pada cerita. Kita terus disuguhkan oleh jumpscares hingga twist yang klise. muncul. Ending-nya pun tidak bisa meninggalkan rasa ketakutan pada penonton.


AKTING DAN PERFORMA

Semua pemeran film ini cukup buruk dalam aktingnya. Haico van der Veken bermain sebagai pemeran utama yang mungkin agak susah dalam mengendalikan aksennya.

Review Film Kain Kafan Hitam (2019), Film Horor Indonesia yang Gagal
Review Film Kain Kafan Hitam (2019)

Maxime Bouttier masih mempertahankan aktingnya yang kaku dan sangat terpaku pada naskah. Sayangnya, porsi Egi Fedly dan teman-temannya Haico ini sangat sedikit, padahal masih bisa dieksplorasi dengan baik. Namun, karena terlalu terpaku pada karakter utama, film ini menjadi kurang menghibur. Review kain kafan hitam berikutnya akan membahas teknis-teknis pendukung dalam film.


TEKNIS PENDUKUNG

Set rumah yang cukup besar disia-siakan karena eksplorasi ruangan yang sempit dan terasa kurang masuk akal. Hal yang paling menganggu adalah scoring yang sudah berisik dari adegan pertama hingga akhir film.

Sinematografi yang cukup berantakan dengan penyuntingan yang buruk makin menambah suasana film menjadi tidak karuan dan membosankan. Hal yang masih bisa ditoleransi adalah durasi filmnya yang pendek, membuat penonton tidak tersiksa dengan apapun yang ada dalam film ini.


Demikian sedikit pembahsan review film Kain Kafan Hitam dalam bahasa Indonesia. Apakah kamu sudah menonton film Kain Kafan Hitam ini? Berikan pendapatmu di kolom komentar yaaa…

Loading...

Related Posts

0 komentar: