Senin, 30 Desember 2019

Review Film Arwah Noni Belanda (2019), Sangat Buruk dan Berantakan!


Review Film Arwah Noni Belanda (2019)

Review Arwah Noni Belanda (2019)


Setelah sebelumnya me-review film Si Manis Jembatan Ancol, kali ini kami akan me-review film horror Indonesia terbaru lainnya yang rilis tahun 2019, yaitu Arwah Noni Belanda. Langsung saja deh kita bedah filmnya!


Sinopsis Film Arwah Noni Belanda


Tanggal rilis: 2 Mei 2019 (Indonesia)
Sutradara: Agus Pestol
Pemeran: Sara Wijayanto; Milena Tunguz; Nayla D. Purnama; Willem Bevers; Ferdian Aryadi
Penulis: King Javed
Produser: Devi Monica, Dewan Indrayoga
Bahasa: Indonesia

Sinopsis:

“Setelah diberikan tugas menulis artikel Helen van Stolch oleh bosnya serta difasilitasi di rumah bekas kolonial, Sarah dan keluarganya diteror oleh arwah Helen yang gentayangan dan mempunyai pesan yang ingin disampaikan pada Sarah.”


Review Film Arwah Noni Belanda (2019)


CERITA

Film horor Arwah Noni Belanda diawali dengan adegan thriller yang sama sekali tidak menghibur,  film 'Arwah Noni Belanda' langsung menceritakan kisah Sarah dan keluarganya tanpa penjelasan dan sangat terburu-buru. Langsung diteror oleh adegan jumpscares yang mudah ditebak dan tak jelas maknanya.


Gaya menakutinya pun sangat monoton. Kekurangan dari film ini juga adalah ketidakseimbangan porsi cerita Sarah dan Helen.

Terlalu banyak kilas balik yang terus juga diulang-ulang. Lewat mimpi ataupun kejadian secara langsung, namun tak bisa menyalurkan rasa seram itu sendiri. Terlalu mengedepankan cerita Helen, sehingga sedikit melupakan apa yang terjadi dalam cerita Sarah.

Review Arwah Noni Belanda (2019)
Review Arwah Noni Belanda (2019)

Selain adegan horor yang secara terus-menerus menghantui, namun tidak menyeramkan sama sekali, banyak lubang plot yang sebenarnya sudah dijelaskan di akhir film, namun masih menggantungkan pertanyaan bagi beberapa penonton.


Film Arwah Noni Belanda ini ditutup dengan adegan gore yang tidak menghibur dan adegan skip-time yang tidak menjelaskan nasib akhir dari sang tokoh utama. Sayang sekali, film 75 menit ini harus berakhir tanpa ada pesan moral yang bisa dibawa penonton. Berikutnya, review film Arwah Noni Belanda ini akan mengupas performa para cast dan akting mereka.


AKTING DAN PERFORMA

Tak ada yang mampu dan bisa menghibur dalam film ini. Latar belakang setiap karakter pun dikembangkan dengan sangat dangkal, sehingga penonton tidak bisa mengerti, bahkan bersimpati dengan kehidupan mereka.

Yang paling mendingan hanyalah Milena Tungguz dengan parasnya yang cantik dan berbahasa Belanda yang sangat fasih membuat saya tersihir untuk tetap menonton film ini. Selain dirinya, semuanya terasa kaku dalam aktingnya.

Sara Wijayanto yang sudah berkelas senior dibanding pemain lainnya malahan terlihat buruk. Performanya semakin buruk ketika ditambah lagi dengan pelafalan dialog yang datar dan kadang terlalu berlebih-lebihan.

Terlebih lagi ia dikerubungi oleh tokoh Ferdian Ariyadi dan Nayla D. Purnama yang cukup mengganggu dalam aktingnya.

Sinopsis Review Film Arwah Noni Belanda (2019), Sangat Buruk dan Berantakan!

Review Film Arwah Noni Belanda


Ferdian Ariyadi berperan sebagai ayah yang memiliki sedikit porsi, namun terkekang oleh naskah yang buruk, sehingga performanya menjadi ikut-ikutan. Nayla D. Purnama sangatlah kaku dalam aktingnya dengan nama aslinya yang tidak jelas, yang satu manggilnya Emily terus lainnya manggil Amel.

Hmmm, apakah ga diperiksa lagi tuh naskahnya. Karakter pendukung lainnya pun kurang bikin film ini jadi lebih menghibur. Demikian sedikit pembahasan tentang aktornya, Review Arwah Noni Belanda selanjutnya akan membahas teknis-teknis pendukung dalam film.


TEKNIS PENDUKUNG

Dilihat dari posternya mungkin kurang menarik, secara hanya menggunakan percampuran wajah Sara dan Milena. Namun, jika kita ulik semakin dalam, beuhh....

Dengan sinematografi yang cukup berantakan dengan transisi setiap adegan yang tidak jelas membuat siapapun mungkin terasa terganggu oleh departemen kameranya.


Departemen suara yang kadangkali ramah di telinga atau berisik pun cukup tidak seimbang dalam beberapa adegan.

Set yang digunakan pun tidak menambah unsur horornya, sekalipun pada lukisan yang selalu ditampilkan berulang kali tanpa bosan-bosannya (ya iyalah, nyang bosen penonton).

Penyuntingan yang sangat-sangat buruk semakin membuat penonton merasa cringe, bahkan bisa tertawa terbahak-bahak. Tidak aneh jika banyak orang yang mengatakan bahwa Arwah Noni Belanda adalah salah satu film terburuk di tahun 2019 ini.


Demikian sedikit ulasan review film Arwah Noni Belanda. Apakah kamu sudah nonton film Arwah Noni Belanda? Bagikan review Arwah Noni Belanda versi kamu di komen bawah ya! Oh ya, film ARWAH NONI BELANDA masih tayang di bioskop Indonesia jika kalian ingin menontonnya,


Loading...

Related Posts

0 komentar: