Review Film Bebas (2019), Karya Terbaru Riri Riza dan Mira Lesmana

Sindu
By -
0


Simak review film Bebas (2019) di bawah ini!




Film Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film Korea berjudul Sunny (2011). Film ini merupakan adaptasi bebas dari film populer Korea tersebut, yang juga pernah memenangkan banyak penghargaan di dunia perfilman Korea Selatan.



Nah, kali ini kami akan membuat review film Bebas (2019) yang disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana ini. Penasaran? Yuk langsung saja deh kita simak ulasan lengkapnya!






Sinopsis Film Bebas (2019)




Judul Lain: Glorious Days

Tanggal rilis: 3 Oktober 2019 (Indonesia)

Sutradara: Riri Riza

Distributor: CJ Entertainment

Produser: Mira Lesmana

Bahasa: Indonesia

Pemeran: Baskara Mahendra



Sinopsis



Film BEBAS menceritakan lima cewek dan seorang cowok yang menjadi teman baik selama SMA. Namun sebuah peristiwa membuat mereka terpaksa berpisah.



Dua puluh tiga tahun kemudian, salah satu dari mereka sakit keras dan tidak memiliki waktu lama untuk hidup. Ia pun berharap bisa bertemu lagi dengan kelima sahabat lamanya untuk terakhir kali.






Review Film Bebas (2019), Karya Terbaru Riri Riza dan Mira Lesmana
Review Film Bebas (2019), Karya Terbaru Riri Riza dan Mira Lesmana



Film ini akan bergantian memperlihatkan dua masa berbeda; tahun 1996 saat mereka remaja dan masa sekarang di mana mereka sudah dewasa.






Review Film Bebas (2019)





CERITA


Apabila dibandingkan dengan Sunny, mungkin Bebas masih dibilang memiliki kekurangan. Apalagi, 'Bebas' terlihat benar-benar mengadaptasi naskah bahkan setiap adegan dari Sunny. Namun, untungnya Miles bisa menyuntikkan budaya-budaya Indonesia yang dulu melekat di era 90-an.





Mulai dari radio, musik klasik, permainan, dan kata-kata ikonik di tahun itu. Semuanya sangat merakyat dan hampir sama dengan kondisi zaman sekarang yang bobrok dalam perilakunya. Diawali dengan kehidupan keluarga Vina lalu flashback-nya saat bersekolah dulu.




Review Film Bebas (2019)



Sangat bisa dinikmati dengan baik lewat pembawaan ceritanya yang asik tanpa paksaan. Komedi yang dilontarkan cukup membuat penonton tertawa, hampir tidak ada yang miss dan membuat hati senang.






Drama persahabatan yang disajikan pun cukup menghangatkan hati, meskipun masih kurang dikembangkan dengan kurang lengkap. Drama keluarganya sayangnya hanya mendapatkan porsi yang sedikit.



Film Bebas diakhiri dengan ending yang sangat menyayat hati dan memuaskan penonton. Pokoknya ajib deh! Bagakagal puguagas degeh sagamaga segemugua yagang agadaga digi figilm iginigi.






AKTING DAN PERFORMA


Benar-benar mengasyikkan! Performa geng Bebas muda sangatlah mengesankan. Mulai dari Sheryl Sheinafia yang lincah dan kuat, menjadi pemimpin yang baik dan cantik, meskipun begitu jangan harap bebas kalo macem-macem sama dia. Bisa dihajar sampai bonyok!



Ciri khasnya adalah selalu ngomong yang diakhiri dengan kata "Nyet!", wakakakaka. Akting terbaik disajikan oleh Maizura yang sangat menikmati segala film ini. Menjadi Vina yang kesundaan sangatlah natural dan mudah dinikmati dengan baik.



Penarik perhatian adalah Baskara Mahendra dan Agatha Pricilla yang mengundang tawa. Menjadi Jojo dan Jessica yang ceplas-ceplos dan bertingkah lucu, membuat tiap adegan dengan mereka sangatlah lucu dan bikin ngakak deh!



Begitu pula dengan Zulfa Maharani dan Lutesha yang memerankan Gina dan Suci yang garang banget, kayak kakak senior yang galak gitu. Ichhh, serem... Namun lain lagi dengan geng Bebas dewasa.






Rasanya beda sekali membandingkan geng muda dan dewasa. Menurutku, Susan Bachtiar dan Marsha Timothy adalah perhatian yang paling difokuskan. Meskipun karakter mereka sangat bisa dinikmati, akting mereka cukup kaku dalam beberapa adegan dan terpaku pada naskahnya tanpa eksplorasi ekspresi dan gestur yang lebih.



Baim Wong, Indy Barends, dan Widi Mulia tetap menjadi pusat perhatian dalam drama dan komedinya yang juara deh! Apalagi banyaknya cameo dan karakter pendukung lainnya yang sangat kece, meskipun mudah ditebak kehadirannya. Review film Bebas selanjutnya akan membahas teknis teknis pendukung dalam film.






TEKNIS PENDUKUNG


Sinematografi Riri Riza sangatlah mulus dalam menampilkan banyak adegan nostalgia dan zaman sekarang.






Review Film Bebas (2019)
Review film Indonesia terbaru, Bebas



Perbandingannya disajikan dengan teknikal yang apik dan menarik. Meskipun pacing yang cukup mengganggu dalam beberapa adegan, namun Riri Riza bisa menstabilkan kembali tata kameranya menjadi lebih enak dipandang.



Hal yang selalu bisa diingat dan paling menghibur adalah soundtrack dan scoring ala Indonesia yang benar-benar membuat kita teringat kembali pada zaman 90-an yang menyenangkan tanpa masalah yang rumit.



Film Bebas sudah mengajak penonton untuk merasa bebas dalam hidupnya, melepaskan semua pikiran buruk dan mumet lewat teknikalnya yang sederhana, namun bisa memukau dari awal hingga akhir film.





Itulah sedikit review film Bebas (2019), film terbaru Indonesia yang sangat worth it untuk ditonton. Dan tidak diragukan lagi, ini adalah salah satu film Indonesia terbaik di tahun 2019 ini. Pastikan kamu menontonnya yaaa…




Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!