Review Film The Handmaiden (2016), Melodrama Erotis Tentang Harta, Tahta dan Wanita

Setelah sebelumnya me-review film 1917, kali ini kami akan mengulas sebuah film dari Rusia yang sangat populer bahkan sampai saat ini, yaitu The Handmaiden.

Review Film The Handmaiden (2016), Melodrama Erotis Tentang Harta, Tahta dan Wanita

Review The Handmaiden (2016)


The Handmaiden adalah salah satu film terbaik yang wajib banget untuk ditonton. Seperti apakah filmnya? Simak deh review film The Handmaiden dalam bahasa Indonesia berikut ini!

Jangan lupa juga untuk membaca artikel Review Film Hello Ghost (2010).

Sinopsis Film The Handmaiden (2016)


Tanggal rilis: 25 Agustus 2016 (Rusia)
Sutradara: Park Chan-wook
Berdasarkan: Fingersmith; by Sarah Waters
Anggaran: ₩10 billion; (approx. $8.8 million)
Penghargaan: Penghargaan Film Blue Dragon untuk Aktris Pendatang Baru Terbaik, LAINNYA

Sinopsis:

The Handmaiden adalah film drama romantis thriller Korea Selatan tahun 2016 yang disutradarai oleh Park Chan-wook dan diproduseri oleh Park Chan-wook dan Syd Lim.

Naskah film The Handmaiden ditulis oleh Park Chan-wook dan Jeong Seo-kyeong berdasarkan novel Fingersmith karya Sarah Waters.


Review Film The Handmaiden (2016) Bahasa Indonesia


Park Chan-Wook mewujudkan sebuah dongeng bernuansa klasik yang membuang jauh stigma membosankan tanpa meninggalkan elemen-elemen sakralnya.


Ketegangan yang mempermainkan akal, menggerayangi saya di balik pengisahan ceritanya yang santai dan menyenangkan. Penggabungan seni peran dan seni grafisnya pun tak hanya memberi kesan mewah yang unik, tetapi juga menenggelamkan saya pada kenikmatan batiniah.

Sinopsis dan Review film the handmaiden indonesia
Sinopsis dan Review film the handmaiden indonesia

Sulit untuk mempercayai bahwa kisah cinta terlarang dapat disajikan dengan berkelas, dan melipurkan ciri negatif yang mengekor di belakangnya.

The Handmaiden (Ahgassi) bercerita tentang konspirasi seorang penipu dengan ahli waris, demi mendapatkan harta seorang pengkhianat negara yang gemar mengumpulkan buku picisan. Narasinya dilakukan dalam 3 babak dengan alur maju-mundur selama ± 3 jam lamanya.

Gaya penceritaan yang eksplisit dari Chan-Wook membuat saya tidak terbebani dengan durasi. Kepiawaiannya dalam menyesatkan narasi pun membuat saya terus menerka-nerka misteri yang tersembunyi dengan baik.


Proses berasumsi jadi menarik karena penggunaan sudut pandang yang berbeda di setiap babak untuk mengungkap rahasia yang membelalakkan mata.

Tiga tokoh utama yang dihadirkan memiliki latar serta karakterisasi yang baik dan solid dalam mempengaruhi cerita/satu sama lain.

Refleksi sifat buruk mereka mampu memberi kejenakaan pada intrik cerita. Kemisteriusan yang digambarkan lewat mimik seringkali membuat saya ragu dalam menarik kesimpulan.

Termasuk perihal cinta terlarang yang membumbui drama ini dengan sangat baik! Chan-Wook meletakkan hati dan emosi yang erotis, namun dikemas dengan cukup indah. Kevulgaran yang tak hanya menggambarkan ikatan kimiawi Hideko & Sook-Hee semata.

Review film the handmaiden review movie indonesia
Baca review The Handmaiden

Menjadikan ‘Fingersmith’ sebagai sumber inspirasi, tak lantas membuat Chan-Wook kehilangan identitas dalam menggambarkan dekaden di dalamnya.

Melodrama erotis mengenai harta, tahta dan wanita dapat dihadirkan ke dalam bentuk yang asyik tanpa mengurangi muatan emosinya. Membuat The Handmaiden terlihat begitu indah, kuat dan seram di saat yang bersamaan.

Tag: baca dan download sinopsis serta review the handmaiden bahasa indonesia, the handmaiden review indonesia terbaru dan film rusia terbaik yang mirip seperti film, daftar pemeran dan penghargaan film the handmaiden adalah film keren dan bagus.

Itulah sedikit ulasan sinopsis dan review film The Handmaiden (2016). Jika kamu ingin menambahkan pendapatmu, langsung saja tulis di kolom komentar ya…


0 Response to "Review Film The Handmaiden (2016), Melodrama Erotis Tentang Harta, Tahta dan Wanita"

Posting Komentar