Review Film Mangga Muda (2020), Drama Komedi Terbaru Tora Sudiro

Sindu
By -
0
Pada kesempatan ini, kami akan me-review film Mangga Muda, sebuah film Indonesia genre drama komedi terbaru yang disutradrai oleh Girry Pratama. Film yang diproduksi oleh Lingkar Film ini dibintangi oleh Tora Sudiro, Alexandra Gottardo, Gary Iskak dan Nafa Urbach. Saat ini film Mangga Muda masih tayang di bioskop-bioskop Indonesia kesayangan Anda.

Review Film Mangga Muda (2020), Drama Komedi Terbaru Tora Sudiro

Review Mangga Muda Movie (2020)


Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui resensi film Mangga Muda, langsung saja dibaca dalam pembahasan berikut ini!


Sinopsis Film Mangga Muda


Sutradara: Girry Pratama
Produser: Girry Pratama
Penulis: Jujur Prananto
Pemeran (cast): Tora Sudiro, Alexandra Gottardo, Gary Iskak, Nafa Urbach, Ajun Perwira, Niniek L. Karim
Musik” Joseph S. Djafar
Perusahaan produksi: Lingkar Film
Tanggal rilis: 23 Januari 2020

Sinopsis:

Agil (Tora Sudiro) seorang supir taksi yang mempunyai istri cantik bernama Luli (Alexandra Gottardo). Luli bekerja sebagai karyawati salon kecantikan. Selama menikah mereka merasa hidupnya ada yang kurang, yaitu belum memiliki anak. Mereka sudah mencoba kedokter kandungan tetapi belum ada hasil.


Review Film Mangga Muda (2020)


CERITA

Menempatkan Jujur Prananto sebagai penulis skrip, nyatanya film Mangga Muda tak sekeren Ada Apa Dengan Cinta? atau Petualangan Sherina.

Mangga Muda terlihat sinema komedi tahun 90-an yang ditayangkan ulang pada zaman sekarang. Jokes-jokesnya begitu kering dan kehabisan tenaga, lemah dan dipaksakan secara terus-menerus. Dramanya pun hampir tak memiliki rasa di dalamnya, terlalu datar dan terburu-buru.


Review Film Mangga Muda (2020)
Baca Review dan sinopsis Film Mangga Muda (2020)

Awalnya, film Mangga Muda dimulai dari kebiasaan Agil bersama teman-temannya satu pekerjaan yang berefek pada banyak masalah. Konflik yang ditimbulkan juga tak terlalu terasa karena penyampaiannya yang benar-benar tak logis.

Jokes satire dan ironinya begitu minim penjiwaan, kadang kali penonton menganggap bahwa komedinya begitu sekilas. Konflik demi konflik berjalan terus, sampai di babak ketiga semuanya hancur tak terkendali.


Alur yang tak logis lagi, ditambah ketidaknyamanan pembawaan membuat film ini diakhiri dengan ketidakpuasan penontonnya.


AKTING DAN PERFORMA

Tora Sudiro dan Alexandra Gottardo yang paling bisa mencuri perhatian penonton dengan aktingnya yang agak mulus. Menjadi pasangan Agil dan Luli yang manis dan romantis, namun kadangkali itu hanya terjadi beberapa saat.

Jelas, dalam film komedi ini, tak ada yang bisa mencuri perhatian penonton dengan jokes-jokesnya. Mungkin, yang paling meledak-ledak dalam menawarkan komedi adalah Sayudi Ucul dan Nafa Urbach.

Mereka menjadi highlight komedi yang benar-benar kasar dan mengocok perhatian, walaupun jokes-jokesnya terlalu jadul.

Sinopsis dan Review Mangga Muda, film Komedi Indonesia terbaru
Sinopsis dan Review Mangga Muda, film Komedi Indonesia terbaru

Pemeran pendukung lainnya pun bisa membantu ceritanya berjalan dengan baik, walaupun tak bisa menggaet atensi penonton. Gary Iskak dan Ajun Perwira hanya mengisi hidup Agil dengan jokes yang kering, walau penampilannya cukup totalitas.

Pak Ridwan Kamil mungkin menjadi pusat perhatian dalam film ini, meskipun hanya menjadi kameo, tetap membuat penonton teringat-ingat dengan performanya. Setelah membahas akting pemeran film Mangga Muda, kali ini review film Mangga Mudaakan mengupas teknis pendukung dalam film.


TEKNIS PENDUKUNG

Penyutradaraan Hendra Martono dan Girry Pratama jelas-jelas bercanda dalam film komedi ini. Menampilkan slice of life dalam suka-duka pasangan menjadi tema yang jarang dalam perfilman Indonesia, namun teknikalnya cukup menjadi masalah dalam film ini.


Sinematografi yang usang dengan tata kamera yang monoton dan terlalu cepat mungkin membuat penonton bosan. Apalagi, 'Mangga Muda' ditujukan juga pada penonton remaja dan dewasa sekitar 20-30 tahunan, membuatnya menjadi tak menarik untuk ditonton.

Tata musik dan suara yang kadang tak saling menyinkronisasikan serta memang terlalu jadul menjadi peminatnya berkurang. Tone-nya begitu terasa seperti zaman 90-an yang kurang menawan.

Tata artistik dan busana pun seperti kehidupan masyarakat pada umumnya, menampilkan kehidupan Bandung yang glamor.


Demikian ulasan review film Mangga Muda. Kamu sudah nonton film Mangga Muda? Yuk bagikan review dan rating kamu di komen bawah yaa! Oh ya, film Mangga Muda masih tayang di bioskop Cinema21, CGVCinemas, CinepolisID, dan bioskop Indonesia lainnya!

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!