Review Film Crawl (2019), Menegangkan dan Memacu Adrenalin

SinduLin - Pada kesempatan ini, kami akan me-review salah satu film terbaru tahun 2019 yang sukses bikin tegang dan memicu adrenalin para penontonnya, yaitu film Crawl.

Crawl adalah sebuah film Hollywood genre disaster horor yang kisahnya dimulai ketika badai besar menghantam kota Florida, Haley mengabaikan perintah evakuasi untuk mencari ayahnya yang hilang, Dave.

Sinopsis dan Review Film Crawl
Sinopsis dan Review Film Crawl

Setelah menemukannya terluka parah di rumah keluarga mereka, mereka berdua menjadi terperangkap oleh air banjir yang merambah dengan cepat.

Dengan badai yang semakin lama semakin kuat, Haley dan Dave menemukan ancaman yang bahkan lebih besar daripada kenaikan permukaan air - serangan tanpa henti dari sekelompok buaya raksasa.

Film Crawl ini disutradarai oleh Alexandre Aja dengan budget sebesar 13,5 juta USD, dan berhasil mendapat pemasukan di Box Office sebesar 91,5 juta USD. Di bioskop Indonesia, Crawl sudah tayang sejak 10 Juli 2019 lalu.

Penasaran dengan seperti apakah film ini? Berikut merupakan ulasan film Crawl selengkapnya!

Jangan lupa juga membaca daftar film animasi Indonesia terbaik.


Sinopsis dan Review Film Crawl


Mungkin manusia memang memuncaki rantai makanan, tetapi kemenangan dalam persaingan antar predator di alam bebas takkan bisa diprediksi.


Seperti Crawl yang secara mengejutkan dapat menghibur, meski banyak logika dengkul yang menggangu.

Review Crawl (2019), Menegangkan dan Memacu Adrenalin
Ulasan dan sinopsis film Crawl 2019

Perpaduan bencana dengan monster begitu mengerikan dan memaksa kita menebak-nebak teknik pengejut seperti apa yang diselipkan Alexandre Aja.

Drama keluarga dan penampilan Kaya Scodelario menjadi daya tarik di antara kubangan bersisik Florida.

Crawl bercerita tentang Haley yang terjebak di dalam badai besar karena mencari sang ayah yang menghilang.

Tak disangka, beberapa ekor buaya menyelinap masuk lewat lubang pembuangan dan menyerang ayahnya di rubanah. Banyaknya penggunaan setting lokasi yang sempit membuat tensi ketegangan Crawl terasa seperti Neraka.

Logika-logika bodoh cerita yang memaksa para tokoh untuk tergigit pun selalu berhasil membuat Kami terpejam dan gemas!

Sentuhan khas Raimi, di mana para tokoh dibuat bergumul dalam kubangan kotor, semakin menambah keseruan drama bertahan hidup ini.


Drama keluarga yang diselipkan Michael & Shawn Rasmussen tak diduga-duga bisa membuat saya berempati pada dua karakter utamanya. Memang tak mendapat banyak porsi dan digali lebih dalam, tetapi cukup untuk menebalkan konteks kekeluargaannya.

Jika bicara teknis dan penyajian, Crawl memang masih terasa mengacu pada template horor-monster-binatang alam yang ada sebelumnya.

Review Film Crawl (2019), Menegangkan dan Memacu Adrenalin
Review Crawl, film horor hollywood terbaru

Bagaimana buaya ini menjadi super ganas dan bagaimana mereka memangsa makanannya meninggalkan kesan pemaksaan. Referensi buaya mereka baik, tapi tidak sewajarnya begitu.

Meski Crawl mengakhiri ceritanya dengan cara klasik, film ini tetap menyenangkan untuk melatih adrenalin. Apalagi tak perlu banyak berpikir untuk menikmatinya.

Aksi-aksi Kaya Scodelario juga sayang untuk dilewatkan! Enggak sabar nunggu Kaya lawan buaya darat.

Tag: Pemeran film crawl adalah film horor thriller yang menegangkan terbaru tahun 2019. Film Crawl review Indonesia download sub indo, penjelasan plot twist yang seram dan menegangkan untuk ditonton, review crawl movies.

Demikian review film Crawl dalam bahasa Indonesia. Jika kamu belum menontonnya, langsung saja download dan saksikan sensasi film ini. Jangan sampai terlewat!


0 Response to "Review Film Crawl (2019), Menegangkan dan Memacu Adrenalin"

Posting Komentar