Pengertian Logika Secara Etimologis dan Terminologis

Sindu
By -
0

Apa itu Logika?

Logika adalah bidang pengetahuan yang memperlajari segenap asas, aturan, dan tata cara penalaran yang betul (correct reasoning). Pada mulanya logika sebagai pengetahuan rasional. 

Oleh Aristoteles logika disebutnya sebagai analitika, yang kemudian dikembangkan oleh para ahli Abad Tengah yang disebut logika tradisional. 

Pengertian Logika Secara Etimologis dan Terminologis

Mulai akhir abad ke-19 oleh George Boole logika tradisional dikembangkan menjadi logika modern, sehingga dewasa ini logika telah menjadi bidang pengetahuan yang amat luas yang tidak lagi semata-mata bersifat filsafati, tetapi bercorak teknis dan ilmiah. 


Pengertian Logika Secara Etimologis

Secara Etimologis, Logika berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti sebagai hasil pertimbangan akal dan pikiran yang diutarakan melalui kata yang dinyatakan dalam bentuk bahasa. Logika juga merupakan salah satu cabang dari filsafat. Dan sebagai ilmu Logika sendiri disebut sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari kecakapan untuk bisa berpikir secara lurus, tepat dan teratur.

Ilmu yang dimaksud mengacu pada kemampuan rasional untuk bisa mengetahui kecakapan pada kesanggupan akal budi untuk bisa mewujudkan pengetahuan di dalam sebuah tindakan. Dan kata logis sendiri ini digunakan sebagai artian yang masuk akal. 

Logika sendiri adalah cabang filsafat yang sebenarnya bersifat praktis dan sumber dari penalaran dan sekaligus juga sebagai dasar filsafat dan juga saran ilmu. Dengan fungsinya sebagai dasar dari filsafat dan sarana ilmu karena ini merupakan jembatan antara filsafat dan ilmu. 


Pengertian Logika Secara Terminologis

Secara terminologis logika dimana teori yang dibuat dengan kesimpulan yang sah. Sebagai kesimpulan dasar yang berisik dari satu sumber pikiran tertentu dimana kemudian akan ditarik kesimpulan. Dan penyimpan yang sah. Dimana ini artinya hal ini akan sesuai dengan pertimbangan akal dan runtut sehingga anda bisa dilacak kembali yang mana dituntut kebenaran bentuk sesuai dengan isinya.


Pengertian Logika Menurut Para Ahli

Menurut W. Poespoprodjo, Ek. T. Gilarso, logika merupakan ilmu dan kecakapan menalar, berpikir dengan tepat. Menurut Jan Hendrik Rapar, logika adalah suatau pertimbangan akal atau pikiran yang diatur lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Menurut soekadijo, logika adalah suatu metode atau teknik yang diciptakan untuk meneliti ketepatan menalar. 

Menurut William Alston, logika adalah studi tentang penyimpulan, secara lebih cermat usaha untuk menetapkan ukuran-ukuran guna memisahkan penyimpulan yang sah dan tidak sah. Menurut Aristoteles, logika adalah ajaran tentang berpikir yang secara ilmiah membicarakan bentuk pikiran itu sendiri dan hukumhukum yang menguasai pikiran.

Logika modern atau simbolik menggunakan tanda – tanda atau simbol matematik, sehingga hanya bisa membahas hubungan antara tanda. Padahal realitas tak mungkin bisa ditangkap dengan sepenuh hati oleh simbol matematika. Sedangkan logika tradisional lebih membahas dan mempersoalkan definisi, konsep dan ketentuan menurut struktur, nuansa dan susunan dalam penalaran untuk bisa memperoleh kebenaran yang sesuai dengan apa yang ada di realitas.

Baca juga: Pengertian dan Definisi Logika Menurut Aristoteles dan Para Ahli Ilmuwan Lainnya

Konsep dalam bentuk logis merupakan inti dari logika. Dimana konsep ini biasanya menyatakan validitas sebuah argumen yang ditentukan oleh bentuk logis bukan dari isinya. Dalam hal ini logika menjadi salah satu alat untuk menganalisis dari argumen. Dimana hubungan antara kesimpulan dan bukti yang diberikan. Dan dasar dari penalaran logika ada dua jenis diantaranya adalah deduktif dan induktif.

Penalaran deduktif sendiri mengacu pada penalaran yang menggunakan informasi, premis atau peraturan umum yang berlaku untuk mencapai suatu kesimpulan yang telah dibuktikan. Sedangkan penalaran induktif adalah suatu penalaran yang berawal dari rangkaian fakta-fakta khusus untuk menghasilkan suatu kesimpulan umum. 


Fungsi Logika

Secara umum ada empat fungsi logika, diantaranya adalah membantu dalam setiap orang agar bisa mempelajari logika sehingga bisa berpikir secara rasional, lurus, kritis, metodis dan koheren. 

Mampu meningkatkan kemampuan anda agar bisa berpikir dengan lebih abstrak cermat dan objektif. 

Mampu menambah kecerdasan dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri. 

Mampu meningkatkan cinta dan keberanian dalam upaya menghindari kekeliruan dan kesesatan.


Manfaat Belajar Logika

Ada beberapa manfaat baik logika untuk manusia diantaranya adalah melatih jiwa manusia sehingga bisa memperhalus jiwa dan pikiran. 

Mampu mendidik kekuatan akal dan pikiran serta mengembangkan dengan sehingga bisa melatih dan membiasakan dalam mengadakan penelitian mengenai cara berpikir. 

Studi logika mampu mendidik anda agar bisa berpikir jauh lebih jernih dan kritis. Logika sangat memungkinkan anda melaksanakan disiplin intelektual yang sangat anda perlukan dalam menyimpulkan pemikiran. 

Logika juga akan membantu anda dalam menginterpretasikan mengenai fakta dan pendapat orang lain secara memadai. 

Logika bisa mematikan anda mengenai teknik dalam menetapkan asumsi dan implikasi. Logika bisa membantu anda juga untuk mendeteksi penalaran yang keliru dan kurang jelas. 

Logika bisa memancing pemikiran yang lebih ilmiah dan reflektif. Daya khayal anda akan semakin tinggi sehingga membuat anda menjadi lebih kreatif. 

Dengan membiasakan diri untuk terus berlatih maka akan membantu anda untuk lebih mudah dan lebih cepat mengetahui dimana letak dari kesalahan yang menggelincirkan usaha anda dalam menuju hukum diperoleh dari pikiran anda. 

Studi logika juga mendidik anda untuk terus berpikir lebih jernih dan kritis

Jadi untuk bisa mempelajari ilmu logika sama dengan mempelajari ilmu secara pasti, dengan arti awalnya tidak mendapatkan langsung manfaat dari ilmu namun ilmu ini sebagai salah satu perantara yang menjadi jembatan untuk ilmu lain yang juga membimbing sampai dimana kebenaran ilmu.

Dengan demikian maka ilmu logika juga boleh dikatakan sebagai ilmu dalam pertimbangan atau ukuran. Sebenarnya ada banyak manfaat lain dari Logika diantaranya adalah menjaga supaya anda selalu berpikir benar. Menjadi lebih efektif dalam berpikir atau berargumentasi. Berpikir sistematis sesuai dengan aturan berpikir benar. 

Sebagai ilmu alat dalam mempelajari ilmu apapun dan termasuk juga Karena pada dasarnya yang dipelajari dalam ilmu logika adalah aturan berpikir yang benar maka secara tidak langsung seseorang yang belajar logika akan menjadi orang yang selalu benar dalam hal berpikir. Ini semua sebenarnya sangat tergantung dengan apa yang diterapkan dalam aturan berpikir. Disiplin bukan dalam menggunakan aturan dan sering berlatih akan mengungkapkan kebenaran

Tag: Pengertian Logika, Cara Berpikir & Belajar Memahaminya, Apa yang dimaksud dengan logika? Apa pengertian logika di ilmu pengetahuan? Apa tujuan dari logika? Apa yang dimaksud dengan logika berpikir? contoh Apa saja macam-macam logika?

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!