Review Film Super 30 (2019), Film Tentang Pendidikan yang Menginspirasi

Sindu
By -
0
Pada artikel ini, kami akan me-review sebuah film India (Bollywood) terbaru tahun 2019, yaitu Super 30. Kira-kira bagus atau tidak ya filmnya? Simak aja deh review lengkapnya di bawah ini!


Sinopsis Film Super 30


Tanggal rilis: 12 Juli 2019 (Indonesia)
Sutradara: Vikas Bahl
Box office: est. 208.93 crore
Anggaran: 1,15 miliar INR (2018)

Review Film Super 30 (2019), Film Tentang Pendidikan yang Menginspirasi
Review dan sinopsis film Super 30

Anand Kumar, seorang jenius matematika yang berasal dari keluarga sederhana di Bihar, yang dibesarkan untuk meyakini bahwa hanya seorang anak raja yang dapat menjadi raja, menjalani misi untuk membuktikan seseorang miskin pun mampu mengorbitkan orang-orang jenius tingkat dunia.

Ia mendirikan program pelatihan Super 30 untuk melatih 30 orang pendaftar Institut Teknologi India (IIT) agar berhasil melewati ujian masuk dan menjadikan mereka para profesional sukses.



Review Film Super 30 (2019)


Super 30 adalah program pendidikan untuk anak-anak miskin yang didirikan oleh Anand Kumar di Patna, India.

Bagaimana Vikas Bahl menceritakan riwayat hidup ini ternyata tidak sebaik Anand dalam menjabarkan rumus matematika.

Review Film Super 30 bahasa indonesia
Ulasan kelebihan dan kekurangan film Super 30

Ketidak-akuratan sejarah menjadi jawaban atas keganjilan yang saya rasakan pada plotnya. Namun terlepas dari itu semua, ada pesan tentang pendidikan yang begitu menyentuh lewat perjuangan Anand yang diperankan dengan sangat menawan oleh Hrithik Roshan.

Penceritaan Super 30 sejatinya sempat menjanjikan di separuh awal cerita, sebelum akhirnya meluncur bebas tak memuaskan. Jatuh-bangun Anand dalam melarikan diri dari kemiskinan dengan otaknya, mampu membuka & mengharubirukan hati saya.

Hingga akhirnya ruang kelas satu per satu terisi oleh karakter yang tidak mendapat beban peran untuk mempengaruhi cerita utama. Mereka memang menarik untuk disaksikan, namun kebanyakan materinya dirasa terlalu bertele-tele.

Baca juga: Review Film Pihu


Membuat plot melompat-lompat pada garis waktu yang tidak jelas. Belakangan saya ketahui bahwa di sanalah letak kontroversi yang menurut saya merusak dramatisasi biografi ini.

Penampilan Hrithik memang menjadi sorotan utama. Saya suka sekali bagaimana ia membangun hubungan dengan tiap-tiap karakter yang ada. Bahkan duet singkatnya dengan Virendra Saxena (Ayah) terasa kuat & membekas di ingatan.

Dari segi teknis, sinematografi Anay Goswamy dalam film Super 30 mampu memperelok lingkungan kumuh dan mengobarkan semangat perjuangan lewat tone merah membaranya.

Review Film Super 30 (2019), Film Tentang Pendidikan yang Menginspirasi
Review film Super 30 Bahasa Indonesia

Hal menarik lainnya dalam film Super 30 datang dari tata musik & lagu yang ternyata tidak berlebihan. Saya menikmati bagian bernyanyinya yang sangat jenaka dan mampu mencairkan suasana.

Super 30 akan mengingatkan kamu pada perjuangan serupa dalam film Laskar Pelangi. Usaha Bahl dkk. dalam menutup cerita dengan cara ‘Home Alone’ memang unik sekaligus menjengkelkan, namun tak mengurangi nilai-nilai yang coba disampaikan.

Melalui Super 30, Anand ingin memberitahumu bahwa tidak ada yang tidak bisa dihadapi selama kamu mau belajar. Pendidikan tak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga dapat merubah tatanan kehidupan seseorang, keluarga hingga negara.


Itulah sedikit ulasan review film Super 30 dalam bahasa Indonesia. Apakah kamu juga sudah menonton film Bollywood terbaru 2019 ini? Berikan pendapatmu di komentar yaaa…

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!