Rabu, 19 Desember 2018

Ulasan dan Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)


Inilah pembahasan review Spider-Man: Into the Spiderverse, film animasi terbaru dari Sony!

SinduLin.web.id - Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018) merupakan film animasi superhero yang diangkat dari karakter Marvel Comics, Spider-Man. Melibatkan hingga 140 animator dan menjadi kru terbesar yang pernah dikerjakan Sony Pictures dalam pembuatan film animasi.

Film ini masuk nominasi dalam penghargaan Golden Globe ke-76 sebagai animasi terbaik dan bersaing dengan Incredibles 2, Ralph Breaks the Internet dan masih banyak lagi.

Yuk kita simak review film animasi Spider-Man Into the Spiderverse (2018) dalam bahasa Indonesia berikut ini!


Sinopsis Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)


Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)
Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)

Genre : Fantasi, Aksi, Petualangan
Duration : 1 jam 57 menit
Rating IMDb : 8.8/10 (23,112)
Rating Rotten Tomatoes : 97% (263 ulasan)

Sinopsis :

Film animasi Spider-Man: Into the Spider-verse mengisahkan seorang bocah remaja bernama Miles Morales yang tiba-tiba saja digigit oleh seekor laba-laba dan merubahnya menjadi seperti Spiderman.

Tak disangka, Spiderman yang asli justru dibunuh oleh Kingpin, si penjahat botak, dan membuat Miles Morales justru terlibat didalamnya. Kini, Miles harus menggantikan Spider man yang asli. Bagaimana kelanjutan kisahnya?


Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)


Sebuah crossover ambisius dan perjudian besar yang dilakukan Sony ini nampaknya akan menjadi langkah bagus ke depan. Sony menyadari kesalahan mereka yang sudah menyia-nyiakan Spider-Man hampir 16 tahun, dan kini mereka terlihat panik karena MCU sangat berkembang tanpa melakukan reboot berulang-ulang.


Di sisi lain, penonton mulai jenuh dengan reboot Spider-Man, di mana formulanya selalu berulang. Hadirnya Morales, tentu menghembuskan angin segar kepada Sony dan juga kita-kita ini.

Spider-Man (2018) tak hanya seru karena mempertemukan banyak Spidey dari dimensi yang lain. Di sini saya bisa bernostalgia dengan Spider-Man-nya Tobey Maguire. Rasakan saja ceritanya. Sangat Tobeysentris dan secara tidak langsung menjadi pengakuan bahwa Sony belum bisa move-on dari sentuhan Sam Raimi.

Review Spider-Man Into the Spiderverse (2018) indonesia
Review Spider-Man Into the Spiderverse (2018) indonesia

Di balik tampilannya yang segar namun sesekali membuat pandangan saya mengawang, sebenarnya film ini tak punya cerita yang seru-seru amat. Tetapi, sangat bagus dalam menceritakan asal-muasal Spider-Morales.

Dari enam Spidey yang nampil, hanya Morales dan Peter B. Parker yang dibahas lebih dalam. Sisanya cuma numpang meramaikan saja.

Baca juga: Review Film Ralph Breaks the Internet (2018)


Begitu pula dengan musuh-musuh yang ditampilkan. Jika kamu fans Spider-Man pasti tak ambil pusing dengan pengenalan antagonis yang ala kadarnya, tetapi bagaimana dengan penonton awam? Para fans Kang Mamat pasti tau siapa itu Vanessa, dan Fisk tentu saja.

Namun, semua itu bisa tertutup dengan agak rapih karena cerita Morales amat banyak menyimpan pesan yang dalam. Meski pola cerita bagaimana ia bisa menjadi Spider-Man itu 11:12 dengan Peter, setidaknya kita tahu kalau Morales lebih fresh dan jauh dari persoalan romantisme yang membosankan dengan satu wanita.

Dan, apabila film ini terbukti sukses, bisa jadi Sony lebih fokus membangun film ini dari pada Spider-Tom. Tak perlu repot-repot memikirkan umur aktor dan yang pasti bisa lebih luas dan bebas dalam segala aspek yang diperlukan.


Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018) Bahasa Indonesia


Ulasan dan Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)
Ulasan dan Review Film Spider-Man Into the Spiderverse (2018)

Film animasi ini cocok untuk ditonton oleh anak-anak, Jalan ceritanya ringan yang diiringi oleh selipan komedi disepanjang ceritanya.

Untuk animasinya sendiri menurut saya keren banget, kita seolah-olah menonton sebuah komik, meski saya merasa agak patah-patah, atau mungkin itulah ciri khas dari film ini.

Film ini menggambarkan sifat anak remaja yang masih labil dengan emosi mereka yang naik turun, gegabah, tidak mau mendengarkan pendapat orang lain, dan gengsi. Tak lupa, film ini juga menggambarkan pencarian jati diri seseorang.

Soundtracknya juga keren-keren dan asik didengar. Untuk ceritanya sendiri, menurut saya lebih ke drama daripada aksi, pesan moralnya juga ada. Untuk kategori semua umur, film ini ringan dan mudah untuk diikuti.

Rating pribadi : 8.8/10


Demikian pembahasan review film Spider-Man: Into the Spider-verse dalam bahasa Indonesia. Sudah nonton film ini? Yuk kasih pendapatmu di kolom komentar yah...

Next > Review Film Aquaman (2018)


Loading...

Related Posts

0 komentar: