Sabtu, 25 Januari 2020

Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu (2019), Diangkat dari Novel Tere Liye


Setelah sebelumnya me-review film Single Part 2, dalam artikel kali ini kami akan mengulas film Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Film genre romantis ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Tere Liye

Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu (2019), Diangkat dari Novel Tere Liye
Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu 

Penasaran dengan seperti apa kualitas filmnya? Yuk langsung saja kita simak pembahasan review Rembulan Tenggelam di Wajahmu berikut ini!

Jangan lupa juga membaca artikel 30 Anime Thriller Terbaik.


Sinopsis Rembulan Tenggelam di Wajahmu


Tanggal rilis: 12 Desember 2019 (Indonesia)
Sutradara: Danial Rifki

Sinopsis:
Ray dewasa yang sudah kaya raya masih merasa kosong akan hidupnya ini, padahal dirinya sudah memiliki segalanya.

Suatu malam, ketika dirinya sakit, Pria Berwajah Teduh datang kepadanya untuk membawa Ray ke masa lalunya yang menjawab lima pertanyaan yang pernah ia tinggalkan tentang kehidupan manusia.


Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu (2019)


CERITA

Sebagai film adaptasi, Rembulan Tenggelam di Wajahmu cukup memuaskan dan bisa dinikmati dengan sangat baik. Langsung memulai cerita dengan masa tua Ray yang sakit membuat penonton merasa film ini terburu-buru dalam mengawali cerita ini.


Sinopsis Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu, Film Indonesia Terbaru 2019

Tanpa ancang-ancang, kita akan dibawa langsung ke masa lalu Ray yang indah dengan penuh perjuangan hidup, aksi yang ciamik, dan pesan yang bermakna bagi hidup. Danial Rifki dan Titien Wattimena berhasil menerjemahkan rembulan yang diidamkan dan diinginkan oleh penonton dalam naskahnya.

Kata-kata indah dirangkai dengan suasana yang amat dekat dan mungkin menyangkut beberapa kehidupan manusia. Mereka membuat rangkaian kalimat Tere Liye menjadi lebih sederhana dan mudah dicerna penonton.


Aksi yang mendebarkan dan diarahkan dengan baik dengan Danial. Walaupun begitu, drama yang disajikan kadang tak tersampaikan dengan dalam, padahal penyampaiannya sudah begitu detail.

Pada akhirnya, bagi sebagian yang sudah tahu, mungkin tak akan kaget lagi bahwa film ini dibagi ke dalam dua bagian. Tak mungkin juga bisa menjawab lima pertanyaan dalam durasi 92 menit ini.

Film ini memutuskan untuk lebih ramah pada penonton dengan membagi dalam kedua bagian daripada harus tersiksa dengan durasi yang lama dan cerita yang diulur-ulur.


AKTING DAN PERFORMA

Semua pemeran bermain tak pernah sia-sia dan berperan secara mengesankan. Bio One berhasil menjadi pemeran utama yang baik dan memukau para penonton.

Performanya sebagai Ray tidak pernah pudar dan memuaskan dalam sisi drama dan aksinya. Menjadi Ray muda dengan kehidupan yang kelam sangatlah sulit, tetapi parasnya yang menarik dan gestur serta ekspresinya yang menarik perhatian penonton.

Arifin Putra sebagai Ray dewasa cukup professional bisa mengikuti Bio One dalam gestur, aktingnya pun sudah cukup luwes dan menjiwai bagi karakter ini.

Ulasan Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Ulasan dan Sinopsis Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu 

Karakter pendukung lainnya pun memiliki performa yang baik, walaupun ada beberapa karakter seperti anak panti termasuk Teuku Rizky dan Ari Irham yang memiliki screentime yang kurang, padahal berpotensi untuk berkembang lebih baik lagi.

Egi Fedly dan Ariyo Wahab yang bertolak belakang, namun sudah cukup berakting dengan baik. Yudha Keling menjadi ironi yang selalu ditertawakan, walaupun kisahnya cukup sedih untuk diikuti.

Sangat disayangkan, apabila kehadiran Anya Geraldine sia-sia karena hanya tampil di akhir film, namun bisa dilihat kembali di bagian kedua film ini, walaupun juga didampingi dengan karakter yang jauh dari usianya pun. Review Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu berikutnya akan membahas teknis pendukung film.


TEKNIS PENDUKUNG

Sinematografi Danial Rifki memberikan rasa tersendiri yang apik dan tersusun rapi dalam merangkai cerita Rembulan ini.

Memberikan makna tersendiri dalam setiap sekuen dan meninggalkan pesan yang amat dalam terhadap penonton. Tata kamera yang dinamis dan indah dipandang sungguh memanjakan mata.

Scoring yang didominasi oleh permainan harmonika sungguh menyayat hati dan membuat penonton untuk semakin mendalami cerita Ray ini.

Soundtrack dari Teuku Rizky pun dilantunkan dengan sangat merdu dan mewarnai cerita.

Tata artistik yang dibantu dengan CGI pun terlihat mewah dan cukup mewakili apa yang terjadi pada masa muda Ray yang cukup jadul dan masa tuanya yang futuristik walaupun tak diketahui latar tempat dan waktu cerita ini.

Meskipun begitu juga, sayangnya kembali pameran CGI ini kurang disunting dengan baik dan tak begitu rapi dalam mayoritas adegan. Tata cahaya pun perlu diperhatikan kembali, karena adegan di menara air itu cukup gelap untuk dilihat.


Demikian ulasan review film Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Apa kamu sudah nonton film Rembulan Tenggelam di Wajahmu? Bagikan review dan rating kamu di komen bawah yaa!


Loading...

Related Posts

0 komentar: